Ilustrasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (kanan) (Dery Ridwansah/ JPC)

intren.id – Mantan Kapolsek Kebayoran Baru yang juga pernah menjabat Kapolsek Sekupang (Batam) AKBP Benny Alamsyah yang terjerat kasus narkoba mengajukan banding terkait status Pemecatan dengan Tidak Hormat (PDTH) terhadap dirinya. Banding itu diajukan pelaku ke Mabes Polri karena yang bersangkutan merasa keberatan.

Seperti diberitakan PojokSatu.id, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, meski pelaku melakukan banding, namun kasusnya sudah P21 di Kejaksaan. “Benny Alamsyah sudah PTDH. Tapi dia banding, banding berartikan mesti di Mabes. Intinya kasusnya sudah P21 di JPU,” kata Yusri saat dikonfirmasi, Sabtu (11/1).

Menurut Yusri, proses hukum di Kejaksaan tetap akan berjalan begitu juga dengan proses hukum kode etik. “Ini sambil jalan sama-sama. Kalau dia ngebanding nih, kode etik kan cuma merekom, PTDH. Nanti kalo sudah inkrah baru,” ungkapnya.

Sebelumnya Benny dicopot dari jabatannya selaku Kapolsek Kebayoran Baru. Pencopotan terhadap Benny itu dilakukan lantaran yang bersangkutan terlibat dalam kasus narkoba. Dari pemeriksaan urine terhadap Benny, hasilnya menunjukkan positif mengkonsumsi narkoba.

Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah paket sabu yang disimpan di ruang kerja Benny. Benny sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya sejak 21 Agustus 2019.(jpg)