Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (JPG)

intren.id – Sejumlah nama menteri yang menjabat di kabinet Joko Widodo (Jokowi) periode pertama diprediksi punya peluang besar diangkat lagi menjadi menteri. Mereka yang memiliki kans besar dipertahankan Jokowi adalah menteri-menteri yang berprestasi.

Lantas siapa saja sosok yang dinilai berprestasi dan bakal dipilih oleh Jokowi nanti?

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN), Yasin Mohammad menilai sejumlah menteri yang berlatar belakang profesional punya peluang lebih besar dilantik lagi. Pasalnya menurut Yasin, menteri-menteri dari kalangan profesional lebih tampak kinerjanya.

Yasin mencontohkan, sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memiliki kinerja bagus. Meskipun ada kebijakan kontroversial seperti melarang nelayan menggunakan cantrang.

Namun, hal itu tak lain demi menjaga sumber daya laut. Apalagi berdasarkan studi yang pernah dilakukan, penggunaan cantrang terbukti merusak sumber daya laut dan ekosistem karang.

Selain itu, Yasin mengungkapkan prestasi Susi adalah melawan illegal fishing. Bahkan, menteri nyenterik itu tidak segan-segan melakukan penenggelaman kapal.

“Dalam konteks penenggelaman Ibu Susi paling tinggi. Prestasinya dalam law enforcement atau perang melawan illegal fishing patut diapresiasi,” ujar Yasin saat dihubungi, Selasa (8/10).

Selain Susi, menteri lain yang berpeluang dipertahankan adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Meski kebijakan-kebijakannya tidak ada yang revolusioner, namun terbukti mampu menyeimbangkan neraca keuangan negara.

“Kunci keuangan negara itu ada di Ibu Sri Mulyani. Pola yang dimainkan adalah kebijakan ekonomi liberal. Membuka lebar-lebar akses investasi dari luar. Investasi ini dibuka dalam rangka menyeimbangkan neraca keuangan. Tidak ada kebijakan monumental, tapi di politik Sri Mulyani berpotensi di pilpres 2024,” katanya.

Sosok Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga dinilai pantas untuk dipertahankan oleh Presiden Jokowi. Menurut Yasin, meski awalnya banyak yang meragukan, namun prestasi Retno telah membuktikan kelihaiannya berkomunikasi dengan negara-negara lain.

“Pada awal-awal penunjukan Ibu Retno diragukan kemampuannya, termasuk komunikasinya dengan beberapa negara lain banyak diragukan. Tapi belakangan dia bisa menunjukkan seperti masuknya Indonesia sebagai Dewan Kehormatan di PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa),” imbuhnya.

Namun demikian, Retno masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Misalnya persoalan hukum yang banyak menjerat pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri. (jpg)

Loading...