Daun salam.

intren.id – Momentum Idul Adha menjadi kesempantan untuk menyantap daging kurban berlebihan, terutama daging kambing. Namun waspada jika mengkonsumsi daging kambing berlebihan. Ahli Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Hardinsyah menyebutkan nilai kolesterol daging kambing lebih tinggi 10 persen dibanding daging sapi.

Karena itu jika dikonsumsi 75 gram hingga 100 gram sehari masih dianggap memenuhi angka kecukupan gizi. Selain membatasi porsi makan, ada cara alami untuk menurunkan kadar kolesterol dan gula darah usai menyantap daging kambing.

Dilansir dari Peak Diabetes, Minggu (11/8), cobalah cara alami dengan rebusan herbal daun salam. Daun yang beraroma harum aromatik itu dipercaya bisa menurunkan kadar gula darah, kolesetrol dan tekanam darah secara alami.

Daun salam dikenal sifatnya anti radang. Daun salam juga dikenal sebagai pengobatan anti-jamur. Daun salam huga bisa menyembuhan jaringan yang rusak atau terluka.

Senyawa kimia yang ditemukan dalam daun salam telah terbukti mengurangi profil glukosa (gula) dan lipid (lemak) dalam darah. Kedua faktor itu menentukan prevalensi diabetes menurut laporan oleh Journal of Clinical Biokimia dan Nutrisi.

Dilansir dari Organic Facts menyeduh teh daun salam sendiri di rumah sangat sederhana. Pertama, siapkan 3 lembar daun salam besar ke dalam panci (daun segar). Didihkan air dan biarkan teh mendidih selama 3 menit, lalu matikan api. Rendam daun salam selama 4 menit. Saring daun salam dan sajikan teh hangat-hangat. Jika ingin menambahkan pemanis seperti madu atau susu boleh juga sesuai selera. (jpg/uma)